Joe Biden Pastikan Tidak Akan Kirim Roket yang Bisa Jangkau Rusia ke Ukraina

Joe Biden Pastikan Tidak Akan Kirim Roket yang Bisa Jangkau Rusia ke Ukraina
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menegaskan bahwa Washington tidak akan mengirim roket ke Ukraina.

Sebelumnya, beberapa pejabat Ukraina telah mencari bantuan sistem roket jarak jauh yang disebut Multiple Launch Rocket System (MLRS). MLRS dapat menembakkan rentetan roket dengan jarak ratusan mil. MLRS diyakini dapat mencapai Rusia.

Jumat (27/5/2022) lalu, The Washington Post melaporkan, pemerintahan Biden diprediksi akan mengirimkan MLRS dan sistem roket lain, High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS), sebagai bagian dari paket bantuan militer yang lebih besar ke Ukraina.

Menanggapi laporan ini, Biden memastikan bahwa pemerintahannya tidak akan mempersenjatai Ukraina dengan sistem roket yang dapat mencapai Rusia.

AS sebelumnya telah menyediakan ribuan rudal anti-pesawat portabel Stinger dan rudal anti-tank Javelin untuk pasukan Ukraina. AS juga beberapa kali mengirim drone canggih dan artileri lapangan ke Kiev.

Pekan lalu, Menteri luar negeri Rusia Sergey Lavrov pekan lalu memperingatkan Barat untuk tidak memasok Ukraina dengan senjata yang mampu menyerang wilayah Rusia. Lavrov mengatakan, tindakan seperti itu merupakan langkah serius menuju eskalasi konflik yang tidak dapat diterima.

Di sisi lain, Menteri luar negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengatakan, kebutuhan negaranya yang paling mendesak saat ini dapat diringkas dalam dua singkatan: MLRS dan ASAP (as soon as possible: secepat mungkin).

Pada pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos pekan lalu, Kuleba mengaku memiliki sekitar 10 agenda pertemuan bilateral dengan negara-negara yang mempunyai sistem roket yang dibutuhkan negaranya.

Namun, Kuleba mengungkap, negara-negara lain tidak akan bertindak untuk memenuhi permintaan Ukraina apabila AS enggan mengambil langkah pertama.

"Respons yang saya dapatkan adalah, 'Apakah Amerika sudah memberikannya kepada Anda?'" ujar Kuleba.

“Jadi inilah beban menjadi seorang pemimpin. Semua orang melihat Anda. Jadi Washington harus menepati janji dan memberi kami beberapa sistem roket peluncuran sesegera mungkin. Yang lain akan menyusul,” paparnya.

Kuleba memperingatkan bahwa situasi di wilayah Donbas timur sangatlah buruk. Dia menjelaskan, sistem roket dapat membantu pasukan Ukraina mencoba merebut kembali tempat-tempat seperti kota selatan Kherson dari Rusia.

“Jika kita tidak mendapatkan MLRS secepatnya, situasi di Donbas akan menjadi lebih buruk dari sekarang,” tutur Kuleba.
Share This :
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Add Your Comments

bold <b>b</b>
italic <i>i</i>
underline <u>u</u>
HTML<code></code> use Parser

Emoticon
Parser
😊
😉
😀
😁
😎
😍
😜
😑
😇
💖
😯
😱
😭
👍
🍻