161 Siswa di Buleleng, Bali, Keracunan, Polisi Periksa Kepsek dan Pemilik Warung

161 Siswa di Buleleng, Bali, Keracunan, Polisi Periksa Kepsek dan Pemilik Warung
Polisi terus mendalami kasus keracunan yang dialami ratusan siswa SMP Negeri I Atap, Kubutambahan, Buleleng, Bali. Bahkan sejumlah orang telah dimintai keterangan oleh polisi dengan melibatkan Dinas kesehatan setempat.

"Ada enam siswa, kepala sekolah, pemesan nasi dan olah TKP dengan Dinas Kesehatan. Untuk pemilik warung akan diperiksa siang ini," kata Kabid Humas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya pada Minggu (5/6).

Dari hasil pengumpulan keterangan diketahui para siswa diduga keracunan dari nasi bungkus yang dipesan Gede Eka Yasa di warung milik seorang warga berinisial KC.

Dalam menu yang dikonsumsi para pelajar terdapat ayam goreng, ayam goreng kecap, bihun, telur rebus sambal tomat, tum babi dan sayur kacang panjang. "Saat ini para pasien menjalani rawat inap dan belum diijinkan pulang," kata Sumarjaya.

Untuk diketahui ratusan siswa SMP Negeri I Atap, Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng mengalami keracunan makanan. Hal itu terjadi usai mereka mengkonsumsi makanan saat perpisahan kenaikan kelas dan pembagian raport pada Sabtu (4/6).

Awalnya acara berjalan lancar, hingga pada pukul 12.30 Wita siswa pulang ke rumah setelah menyantap nasi bungkus dan snack. "Setibanya di rumah sejumlah siswa mengalami mual, sakit perut hingga muntah-muntah," ujar Sumarjaya..

"Selanjutnya dibawa oleh orang tuanya ke rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng," imbuhnya..

Ia menyampaikan, para siswa yang keracunan sebagian masih penanganan tim medis Rumah Sakit Pratama Girimas, sedangkan sisanya dibawa ke Rumah Sakit Umum, Rumah Sakit Kerta Usada, Rumah Sakit Perama Sidi dan Rumah Sakit Balimed Singaraja.
Share This :
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Add Your Comments

bold <b>b</b>
italic <i>i</i>
underline <u>u</u>
HTML<code></code> use Parser

Emoticon
Parser
😊
😉
😀
😁
😎
😍
😜
😑
😇
💖
😯
😱
😭
👍
🍻