94 Orang di Bojonegoro Keracunan usai Menyantap Nasi Hajatan

May 29, 2022
Add Comment
Dari 94 orang tersebut 5 orang harus menjalani rawat inap di puskesmas, sementara 89 orang hanya menjalani rawat jalan.
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bojonegoro bersama Polsek Kasiman telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut untuk dilakukan observasi lebih lanjut.
Kapolsek Kasiman, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ekat Sunaryo, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat 94 korban mengalami mual, muntah, diare, dan pusing, setelah memakan nasi hajatan (berkat) dari rumah PW (36), warga Desa Sekaran RT 002 RW 001, Kecamatan Kasiman.
"Ada 94 orang warga keracunan makanan hajatan. Lima orang masih diobservasi di Puskesmas Kasiman dan 89 orang rawat jalan." tutur Kapolsek Kasiman AKP Ekat Sunaryo. Minggu (29/05/2022).
Kapolsek menjelaskan bahwa pihaknya bersama Tim Identifikasi dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro, dan petugas dari Puskesmas Kasiman, telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut.
"Tadi malam sudah kita tindak lanjuti. Dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro juga sudah datang ke TKP untuk mengambil sampel makanan dari TKP dan rumah warga yang keracunan." kata Kapolsek.
Kasat Reskrim Poles Bojonegoro AKP Girindra Wardana Akbar Ramdhani, dikonfirmasi awak media ini menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
Kasat menjelaskan bahwa dirinya bersama Tim Identifikasi dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro dan Polsek Kasiman telah mendatangi TKP untuk melakukan pengcekan dengan mengambil sejumlah barang bukti untuk dilakukan observasi.
Sementara untuk barang bukti yang diamankan yaitu nasi hajatan (berkat) yang dibagikan kepada warga dan dari TKP.
"Kami cek apa yang menjadi penyebab sehingga banyak warga yang mengalami muntah-muntah. Kemungkinan ada satu penyeban dari komponen makanan yang dikemas menjadi berkat tadi, mungkin beracun atau kedaluwarsa atau bagaimana, masih dalam observasi tim kami." tutur Kasat Reskrim AKP Girindra Wardana.
Pihaknya akan segera meminta keterangan kepada pemilik hajatan dan saksi dari pihak korban yang mengalami keracunan tersebut.
"Untuk pemilik hajatan akan kami mintai keterangan, termasuk dari perwakilan korban, sambil kita cek ke tim medis, perkembangan yang 5 orang korban tersebut." kata AKP Girindra Wardana Akbar Ramdhani

