Partai Berkuasa di India Perintahkan Para Pejabat Hati-hati Bicara soal Agama

Partai Berkuasa di India Perintahkan Para Pejabat Hati-hati Bicara soal Agama
Partai berkuasa di India, Bharatiya Janata, atau BJP merespons cepat setelah pernyataan yang disampaikan oleh juru bicara mereka nonaktif, Nupur Sharma, memicu amarah negara Islam di dunia.

Sharma sebelumnya dalam sebuah acara debat di TV menghina Islam dan Nabi Muhammad.

Terbaru, Partai BJP pada Selasa (7/6), memerintahkan para pejabat mereka untuk berhati-hati ketika berbicara masalah agama baik di media sosial maupun media konvensional.

"Kami tidak ingin pejabat partai berbicara dengan cara yang menyakiti sentimen agama dari komunitas mana pun. Mereka harus memastikan doktrin partai dibagikan dengan cara yang canggih," kata seorang pemimpin senior BJP dikutip dari Reuters, Rabu (8/6).

Perintah ini disampaikan secara lisan kepada 30 pejabat senior BJP dan beberapa menteri federal. Seluruh anggota lain yang bukan pejabat juga harus mematuhi perintah ini.

BJP merupakan partai terbesar di India bahkan dunia. Mereka memiliki 110 juta anggota di mana mayoritas beragama Hindu. Sedangkan masyarakat Islam di India hanya 13 persen dari 1,35 miliar penduduk India.

Sementara Kementerian Luar Negeri India mengatakan, segala jenis tweet dan komentar yang menyinggung atau menghina agama lain sama sekali tidak mencerminkan pandangan pemerintah.

"Kami tidak dilarang berbicara tentang masalah agama yang sensitif, tetapi kami tidak boleh menghina prinsip dasar agama apa pun," kata juru bicara senior BJP Gopal Krishna Agarwal.

Sebelumnya juru bicara partai BJP, Nupur Sharma, menuai kontroversi setelah membuat pernyataan yang dinilai merendahkan agama Islam dan Nabi Muhammad di sebuah acara debat televisi. BJP adalah partai nasionalis yang berkuasa di India saat ini pimpinan PM Narendra Modi.

Ucapan Sharma yang dinilai menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW terjadi dalam acara talkshow Times Now yang ditayangkan langsung pada 27 Mei. Saat itu Sharma bicara dengan berapi-api.

Dia dinilai menghina peristiwa Isra Mikraj, pernikahan Nabi Muhammad SAW dengan Aisyah RA, dan menyitir ayat dalam Al-Quran dengan tafsir keliru.
Share This :
SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Add Your Comments

bold <b>b</b>
italic <i>i</i>
underline <u>u</u>
HTML<code></code> use Parser

Emoticon
Parser
😊
😉
😀
😁
😎
😍
😜
😑
😇
💖
😯
😱
😭
👍
🍻